Jurnal / Strategi Ketahanan Keluarga Dengan Konsep STIFIn Personality Perspektif Maqashid Al-Syari’ah
Penelitan ini mengkaji krisis ketahanan keluarga yang bersumber dari faktor lemahnya ketahanan kepribadian sehingga mengalami keterpurukan yang sangat memprihatinkan. Kehadiran konsep STIFIn personality yang mengkolaborasikan pesan-pesan suci, psikologi, neurosains, biometrik sidik jari serta menggunakan kemajuan teknologi digitalisasi menjadi alternatif sebagai sarana pintu masuk untuk mengidentifikasi kepribadian individual anggota keluarga yang terdiri dari suami, istri dan anak sebagai sumber informasi primer yang sangat penting untuk dijadikan dasar solusi strategis peningkatan tranformasi kepribadian diri untuk mewujudkan ketahanan keluarga. Sehingga tujuan berkeluarga yang sejalan dengan kehendak syari’at (maqashid al-syari’ah) yang mencakup hifzu al-din, hifzu al-nafs, hifzu al-‘aql, hifzu al-nasb dan hifzu al- mal dapat terwujud. Penelitian ini ingin mengungkap korelasi dan efektifitas konsep STIFInPersonality yang simple, akurat dan aplikatif serta ilmiah untuk mengetahui transformasi mesin kecerdasan dan kepribadian seseorang dalam anggota keluarga dan menghadapi usaha peningkatan ketahanan keluarga. Untuk mewujudkan tujuan tersebut penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan library research dan menggali informasi, data serta fakta pendukung dari sumber primer dan sekunder yang relevan. Selanjutnya dianalisa secara deskriptif analitif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep STIFIn personality sangat efektif dan relevan untuk mengetahui kepribadian seseorang dan layak dijadikan metode strategis penyelesaian krisis ketahanan keluarga yang berawal dari faktor kepribadian sesuai bingkai maqashid al-syariah.