Jurnal / Aplikasi Metode STIFIn dan Ilham Terhadap Hasil Hafalan Al-Qur’an (Eksperimen Terhadap Mahasantri Institut Ilmu Al-Qur`An Jakarta)
IIQ Jakarta sebagai institusi yang bergerak di bidang tahfizh al-Qur’an perlu menjaga eksistensinya di tengah maraknya lembaga tahfizh yang menawarkan metode menghafal cepat dan berkualitas. IIQ Jakarta tidak hanya menawarkan program tahfizh tetapi juga program akademik. Namun, data lulusan tahun 2016 menunjukkan adanya penurunan kuantitas hafalan perempuan. Penulis melakukan penelitian eksperimen terhadap dua metode tahfizh modern yang mengambil dasar teoritis dari Psikologi Pendidikan. Metode yang dipilih oleh penulis adalah Metode STIFIn dan Metode ILHAM sebagai kelompok eksperimen dan metode Talaqqi yang digunakan di IIQ Jakarta sebagai kelompok kontrol. Penulis memilih kedua metode eksperimen tersebut karena dianggap ideal dari segi durasi waktu menghafal, sebab kedua metode tersebut tidak menawarkan hafalan yang terlalu cepat maupun terlalu lama. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan dua metode dimanipulasi dan satu metode kontrol. Hasil tes tahfizh yang mencakup kualitas dan kuantitas dihitung dengan rumus One Way Anova untuk mengetahui metode mana yang paling efektif bagi Pesantren Takhasus IIQ Jakarta. Metode ini dieksperimenkan di Pesantren Takhasus IIQ Jakarta dengan menerapkan tahap pelaksanaan metode yang disesuaikan dengan situasi di Pesantren Takhasus IIQ Jakarta. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa dari ketiga metode tersebut, metode ILHAM adalah metode yang paling efektif diterapkan di Pesantren Takhasus IIQ Jakarta.